jakarta- frans freddy, Aktivis ikut buka suara terkait pernyataan anggota DPR RI, Masinton Pasaribu yang ‘menyerang’ Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan.
“Tidak sepatutnya dan sepantasnya anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu semakin memperkeruh suasana seolah-olah yang bertanggung jawab adanya demo adalah Pak Luhut. Seharusnya Masinton Pasaribu lebih berpikir jernih dan ia harus bisa menjelaskan ke masyarakat ataupun ke adik-adik mahasiswa, karena kan dia mantan aktivis senior pergerakan jg ujar frans
Sebelumnya, Masinton Pasaribu menuding Luhut Binsar Pandjaitan aktif menggalang kekuatan politik untuk mendukung wacana perpanjangan masa jabatan Presiden. Mulai dari klaim big data 110 juta orang, penggalangan Kepala Desa, dan Ketua Umum Partai Politik.
Presiden sudah tegas. Pak Jokowi mengatakan taat konstitusi dan melarang seluruh Menteri untuk berbicara penundaan Pemilu, perpanjangan masa jabatan, dan jabatan 3 periode dan poros muda indonesia sepakat untuk pak jokowi harus tetap 2 periode," kata frans
Sejak awal bagi Poros muda indonesia, berpolitik ini taat pada konstitusi. Taat pada rule of the game sehingga masa jabatan presiden hanya dua periode," tambahnya.
Tak hanya Poros muda indonesia, frans menilai keputusan jadwal Pemilu 14 Februari 2024 juga menegaskan sikap Presiden Jokowi yang menolak perpanjangan masa jabatannya.
Dia pun menyerukan kepada semua partai untuk mulai berkontestasi secara sehat dalam Pemilu dan Pilpres mendatang. Saat ini, kata frans, poros muda indonesia akan mulai menghitung mundur dan akan melakukan konsolidasi internal.
Meski begitu,frans menegaskan akan tetap mendukung program kerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga selesai.
"Jadi 14 Februari kita tarik saat ini, kemudian kita tentukan agenda-agenda strategis termasuk dalam proses itu partai terus konsisten memberi dukungan kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf," katanya.
meminta kepada Anggota DPR RI, Masinton Pasaribu, untuk minta maaf secara terbuka kpd pak luhut.P dan tidak asal bicara. Pasalnya, Masinton menyebut Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Brutus di dalam lingkaran Istana Presiden Joko Widodo (Jokowi).
dan tolong di ingat itu harus segera di klarifikasi:" statemen brutus sangat menyakitkan perasaan banyak pihak. Ingat LBP itu udah orang tua dan tokoh di RI ini"
