CahayaNKRI.com - Haleluya, pastinya kita sering mendengar kata ini di kalangan Umat Kristen. Baik itu Protestan, maupun Khatolik, Haleluyah sudah sangat akrab di telinga. Seluruh umat Kristen pun pastinya pernah mengucapkan kata ini baik itu dalam momen ibadah di Gereja, doa secara pribadi, dan juga kehidupan sehari-hari.
Haleluya berasal dari bahasa Ibrani yag terdiri dari dua suku kata, yakni “Halelu” dan “Yah”. Kata Halelu merupakan sebuah bentuk jamak dari kata ibani yang artinya adalah “Hallal”. Maksudnya sendiri menyembah, berterima kasih, bersorak, dan juga berbangga di dalam Tuhan.Untuk kata “Yah” di dalam bahasa Ibrani adalah Tuhan. “Yah” sendiri merupakan kependekan YHWH atau dibaca “Yahweh”.
Maka dari itu, kata Haleluyah sendiri secara sederhana “Terpujilah Tuhan” atau “Terpujilah Yah”. Bisadikatakan kata Haleluyah sendiri memang suatu ungkapan untuk memuji Tuhan YesusKristus. Sementara itu, kata “Halelu” seperti di atas merupakan gabungan jugadari dua kata, yakni “He” dan “Lamed”.
Kedua kata tersebut berasaldari bahasa Ibrani. Pada dasarnya “He” ii adalah sebuah gambar seorang laki-laki dengan tangan yang sedang mengadah ke atas untuk melihat pada suatu penglihatan yang menakjubkan.
Untuk kata “Lamed” juga pada dasarnya merupakan sebuah tongkat yang sering digunakan para gembala. Tongkat penggembala tersebut digunakan untuk menggerakan para kawanan binatang ke suatu daerah. Maka dari itu, penggunaan dua huruf “He” dan ‘Lamed” menjadi “Halellu” memiliki arti “melihatke arah”. Di dalam Bahasa Inggris “Yah” dipakai menjadi “jehovah”. Dari sanalah,kita bisa memahami bahwa kata Haluluya memiliki arti “melihat ke arah Tuhan”.
Di dalam bahasa Latin,Haluluya sering diucapkan sebagai Alleluia. Kata Alleluia sendiri berasal dari bahasa Yunani yang juga menggunakan bahasa Ibrani. Sedangkan dalam bahasa Inggris, Haleluya diucapkan menjadi “Hallelujah”. Namun, tetap saja, makna nya memiliki kesamaan, yakni “Terpujilah Tuhan”.